Paul Pogba

LITERASI-ONLINE.COM, PRANCIS - Pemain timnas Prancis Paul Pogba yang kini membela klub Juventus, nyaris menjadi korban pemerasan sekelompok orang.

Tidak tanggung-tanggung, geng itu meminta uang 13 juta euro atau sekitar Rp 191 miliar.

Permintaan uang Rp 191 miliar itu sebagai kompensasi karena geng ini sudah melindungi Paul Pogba secara diam-diam selama puluhan tahun.  

Anggota geng itu juga menuduh, Paul Pogba menggunakan jasa dukun mengirim guna-guna untuk "mencelakai" bintang timnas Prancis, Kylian Mbappe.

Keterangan Paul Pogba ketika melapor ke polisi ini diberitakan oleh media terkemuka Prancis, Le Monde, pekan ini. 

Mantan pemain Manchester United (MU) ini dikabarkan mengalami upaya pemerasan pada Maret 2022, ketika timnas Prancis melakoni laga uji coba lawan Pantai Gading dan Afrika Selatan di Kota Paris. 

Di sela-sela agenda bersama timnas Prancis, Paul Pogba memanfaatkan waktu luang untuk mengunjungi keluarganya di Lagny-sur-Mane. Sekaligus berjumpa teman-teman masa kecilnya.

Upaya pemerasan terjadi ketika Paul Pogba akan pulang ke tempat pemusatan latihan timnas Prancis di Clairefontaine.

Pemain berposisi gelandang ini justru dibawa oleh teman-teman masa kecilnya ke sebuah flat di daerah Chanteloup-en-Brie.

Awalnya, Paul Pogba tidak punya kecurigaan apa-apa meski waktu itu sudah dini hari. Apalagi, ia bersama teman-teman masa kecilnya.

Paul Pogba mulai curiga setelah ponselnya disita dan dimatikan. Setelah itu, muncul dua orang yang tidak dikenalnya menodongkan senjata api kepada sang pemain. 


Baca juga