Poltekkes Muhammadiyah Makassar melaksanakan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2022 mahasiswa baru di Hotel Horison Ultima, Jl Dr Ratulangi, Senin (5/9/2022). (Dok foto Poltekkes Muhammmadiyah Makassar)
Mahasiswa Poltekkes Muhammadiyah Makassar ternyata ada juga yang non-Muslim. Bahkan Universitas Muhammadiyah Kupang, 80 persen mahasiswa non-Muslim. Demikian pula Universitas Muhammadiyah Sorong jumlah mahasiswa non-Muslim mencapai 60 persen.Ada sejumlah pemateri luar tampil di PKKMB 2022 Poltekkes Muhammadiyah. Seperti dari Polda Sulsel yakni Kompol Dr Ilham Fitriyadi SH MH (Pengawas Penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulsel).Ia membawakan materi Pengembangan Karakter Mahasiswa Sebagai Intelektual Yang Anti-Kekerasan (AntiPerundungan) dan Bebas Narkoba.Tampak pula dari Kodam XIV Hasanuddin yang membawakan materi Kehidupan Berbangsa, Bernegara, dan Pembinaan Kesadaraan Bela Nedara. Kepala LLDikti Wilayah 9 Drs Andi Lukman MSi membawakan materi bertema Sistem Pendidikan Tinggi di Indonesia.Penggabungan Empat AkademiPada kegiatan ini, Mustari Bosra menjelaskan keberadaan Poltekkes Muhammadiyah Makassar ini merupakan penggabungan dari beberapa akademi kesehatan.Terdapat enam akademi kesehatan Muhammadiyah yang kemudian ada empat diantaranya digabungkan dalam pendidikan tinggi vokasi bernama politeknik.Sedangkan dua akademi kesehatan lainnya yang berfokus di bidang Kebidanan dan Keperawatan tidak ikut digabungkan di poltekkes saat itu.Keduanya bergabung ke Kampus pendidikan tinggi akademik, yakni Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) pada fakultas ilmu kesehatan.Mustari menjelaskan, dalam kegiatan PKKMB 2022 ini, materi yang diberikan kepada mahasiswa baru antara lain muatan lokal tentang Kemuhammadiyahan dan Bahasa Arab."Pada PKKMB ini, pihak kampus juga menjelaskan tentang sistem pembelajaran dimana 40 persen teori dan 60 persen praktikum. Bahkan saat kuliah ada prodi yang sampai 4 kali PKL," jelasnya.Bahkan setelah mengikuti Praktik Kerja Lapang sebanyak 4 kali, para mahasiswa dapat mengikuti ujian akhir program dan uji kompetensi keahlian.
Baca juga